New Page 1
Lagi, Sinyal Lambatnya Pemulihan EKonomi AS Bawa Sentimen Positif Untuk Yen
Jul 28th, 2010 • Category: Forex News

Yen menguat terhadap mata uang lainnya karena tanda-tanda melambatnya pemulihan ekonomi U.S mendorong permintaan untuk mata uang Jepang sebagai tempat berlindung.
Yen naik dari level dua bulan terendahnya terhadap euro setelah sebagian besar saham U.S jatuh karena penurunan dalam kepercayaan konsumen ke titik terendah dalam lima bulan. Dollar Australia berakhir menguat selama empat hari terhadap yen atas kekhawatiran laporan harga konsumen hari ini, yang akan menjadi alasan bagi bank sentral untuk tetap menahan suku bunga tidak berubah untuk minggu depan.
Euro diperdagangkan di kisaran bawah level kunci pada hari Rabu, atas maraknya aksi profit taking setelah mencapai 11-minggu tertingginya terhadap dollar U.S, dengan perhatian berbalik terhadap dollar Australia menjelang data inflasi penting.
Dalam perdagangan Asia, euro tergelincir di bawah level penting psikologis dan teknis, di level $ 1,30, setelah mencapai tertingginya $ 1,3045 pada hari Selasa. Level $ 1,30 bertepatan dengan fibonacci retracement 61,8 persen, atas aksi selloff pada euro sejak pertengahan April.
Yen naik ke 114.02 per-euro pada pukul 8:28 a.m waktu perdagangan di Tokyo dari 114.24 pada perdagangan di New York kemarin, ketika sempat mencapai 114.42, level terlemahnya sejak 18 Mei. Yen diperdagangkan di kisaran 87.79 per-dollar dari 87.90.
Kepercayaan konsumen AS untuk bulan Juli jatuh ke level terendah sejak bulan Februari dengan perhatian tertuju pada angka konsumen barang tahan lama untuk Juni nanti dalam sesi sebagai bukti lebih lanjut tentang perekonomian di Negara terbesar di dunia ini.
Sementara itu, dollar Australia berada di atas 90 sen Amerika, menjelang kuartal kedua angka indeks konsumen (CPI).

Leave a Reply