Home » Berita Forex » Yen Melemah Atas Spekulasi Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi Jepang

Yen melemah terhadap mata uang lainnya atas spekulasi pembuat kebijakan Jepang akan melakukan tindakan untuk menekan mata uang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Yen melemah untuk pertama kalinya dalam tiga hari terhadap dollar karena optimism pendapatan memicu menguatnya saham U.S dan atas prospek administrasi Perdana Menteri Baoto Kan akan meningkatkan tekanan pada Bank of Japan untuk mengurangi peningkatan mata uang Jepang.
Euro menguat untuk kedua kalinya terhadap yen dan dollar setelah manufaktur Eropa dan industry jasa secara tak terduga meningkat pada bulan Juli dan laba perusahaan U.S serta investor menunggu hasil tes stress bank Eropa yang akan dikeluarkan hari ini.
Euro, melompat lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis terhadap greenback, bergerak dalam rentang sempit di sekitar $ 1,2900, sedikit berubah dari perdagangan U.S Kamis malam.
Yen jatuh ke 87.19 per-dollar pada pukul 9:02 a.m waktu perdagangan di Tokyo dari 86.95 pada perdagangan kemarin di New York, ketika menyentuh 86.34, mendekati level tertingginya dalam tahun 2010 yaitu 86.27 pada 16 Juli. Mata uang Jepang telah jatuh 0.7 persen terhadap dollar dalam minggu ini.
Euro menguat ke 112.54 yen dari 112.10, setelah mencapai 110.02 pada perdagangan kemarin, terendahnya sejak 7 Juli. Mata uang euri diperdagangkan di $1.2906 dari $1.2893.
Yen mendekati penurunan mingguannya terhadap mata uang lainnya setelah pejabat resmi Jepang mengualngi keprihatinannya mengenai efek mata uang Jepang terhadap eskpor, mesin pemulihan ekonomi di Negara tersebut.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

No comments yet... Be the first to leave a reply!